panduan / kerja-remote

Jenis-Jenis Kerja Remote: Full Remote, Hybrid, WFA, Remote-First, dan Lainnya (2025)

KerjaRemote Team
27 November 2025
Jenis-Jenis Kerja Remote: Full Remote, Hybrid, WFA, Remote-First, dan Lainnya (2025)

Jenis-Jenis Kerja Remote: Full Remote, Hybrid, WFA, Remote-First, dan Lainnya (2025)

Kerja remote semakin populer di Indonesia, terutama sejak banyak perusahaan global membuka kesempatan untuk talenta dari Asia. Namun, istilah-istilah seperti full remote, WFA, remote-first, hingga hybrid sering membuat pemula bingung.

Artikel ini akan menjelaskan semua model kerja remote secara sederhana, ringkas, dan relevan untuk konteks Indonesia.


Apa Itu Kerja Remote?

Kerja remote adalah model bekerja di mana karyawan tidak harus datang ke kantor fisik untuk menyelesaikan tugas. Namun, “kerja remote” itu sendiri memiliki beberapa variasi:

Kenapa banyak istilah? Karena setiap perusahaan punya cara berbeda dalam mendefinisikan fleksibilitas kerja.


Full Remote (100% Kerja dari Mana Saja)

Full remote berarti kamu bisa bekerja dari mana pun tanpa harus datang ke kantor, bahkan sekali pun dalam setahun.

Ciri-Ciri Full Remote

Keuntungan

Kekurangan

Cocok Untuk


Work From Anywhere (WFA)

WFA adalah versi paling fleksibel dari full remote.
Kamu bisa bekerja dari mana saja, termasuk dari luar negeri — selama kamu bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Perbedaan WFA vs Full Remote

Full RemoteWFA
Lokasi bebas tapi kadang tetap ada aturan negaraBenar-benar bebas, lintas negara
Perusahaan punya sedikit batasanPerusahaan membebaskan lokasi sepenuhnya
Fokus: fleksibilitasFokus: global talent

Tantangan WFA

Contoh Perusahaan WFA


Remote-First Companies

Remote-first adalah perusahaan yang sejak awal dibangun untuk bekerja remote.

Artinya:

Remote-First vs Remote-Friendly

Remote-FirstRemote-Friendly
Semua orang bisa remoteHanya sebagian tim
Budaya kerja benar-benar remoteRemote hanya fasilitas
Dokumentasi rapiKadang tidak terstruktur
Lebih nyaman untuk remote workerAdaptasi lebih sulit

Contoh


Remote-Friendly

Remote-friendly berarti perusahaan mengizinkan remote, tetapi hanya untuk role tertentu.

Ciri-Ciri Remote-Friendly

Risiko untuk Pekerja Indonesia


Hybrid (50% Remote, 50% On-Site)

Model hybrid adalah kombinasi antara remote dan onsite.
Biasanya:

Kelebihan

Kekurangan


Contract Remote / Freelance Remote

Model ini paling umum untuk pemula atau orang yang ingin membangun skill.

Contoh Role:

Keuntungan

Kekurangan


Model Kerja Remote Lainnya (Jarang Dibahas)

Async Remote

Bekerja tanpa meeting rutin, semua via dokumentasi tertulis.

Timezone Overlap

Harus ada minimal 3–5 jam overlap dengan jam kerja klien.

Remote Linked

Boleh remote, tapi harus tetap di satu negara (contoh: “Remote Indonesia only”).

Remote Regional

Perekrutan hanya untuk Asia, EMEA, atau Amerika Selatan.


Tabel Perbandingan Jenis-Jenis Kerja Remote (2025)

JenisLokasiJam KerjaFleksibilitasCocok UntukCatatan
Full RemoteBebasFleksibelTinggiSemua levelTimezone kadang menantang
WFAGlobalFleksibelSangat tinggiDigital nomadPerlu disiplin
Remote-FirstBebasVariatifTinggiSemua roleCulture sangat mendukung
Remote-FriendlyPartialVariatifSedangRole tertentuTidak selalu jelas
HybridOnsite + RemoteFixedRendah–sedangPemulaButuh lokasi dekat kantor
Contract RemoteBebasFleksibelTinggiSkilled workerIncome fluktuatif

Mana Model Kerja Remote yang Cocok untuk Pemula?

Tips memilih:


FAQ

Apa perbedaan full remote dan WFA?

Full remote = lokasi bebas tapi kadang ada batas negara.
WFA = benar-benar bebas bekerja dari negara mana saja.

Apakah hybrid termasuk kerja remote?

Ya, hybrid adalah model kerja campuran: sebagian onsite, sebagian remote.

Apa itu remote-friendly?

Perusahaan remote-friendly hanya mengizinkan beberapa tim bekerja remote, bukan semuanya.

Kenapa perusahaan menentukan zona waktu?

Agar koordinasi real-time lebih mudah dan tidak membuat meeting berlangsung di jam tidak wajar.

Mana yang paling cocok untuk pemula?

Full remote dan hybrid adalah dua pilihan terbaik untuk pemula yang sedang adaptasi.


Kesimpulan

Model kerja remote sangat beragam, dan setiap jenis punya kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa memilih model kerja yang paling cocok sesuai kebutuhan, gaya kerja, dan tahap kariermu.

Artikel ini adalah bagian dari seri “Dasar Kerja Remote”.
Ikuti artikel berikutnya untuk membangun pemahaman yang lebih dalam tentang dunia kerja remote modern.

Siap untuk Memulai Karir Remote?

Dapatkan akses ke tools, template, dan panduan eksklusif untuk mempercepat perjalanan karir remote Anda dengan Remote Kits.

```